Dalam industri baja, konstruksi, manufaktur, hingga oil & gas, istilah Mill Certificate (sering disebut juga Mill Test Certificate atau MTC) sudah sangat umum. Dokumen ini menjadi salah satu bukti mutu material yang wajib dimiliki sebelum material digunakan dalam proyek berskala kecil maupun besar.
Lalu, apa sebenarnya Mill Certificate itu? Apa saja isi dokumennya? Dan bagaimana cara membacanya?
Berikut penjelasan lengkapnya.
Mill Certificate adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pabrik (mill) yang berisi data hasil pengujian kimia dan mekanik suatu material, seperti baja, pipa, plat, atau fitting.
Tujuannya adalah memastikan bahwa material tersebut sesuai dengan standar internasional seperti ASTM, JIS, DIN, EN, atau ASME—yang diminta oleh pembeli atau proyek.
Mill Certificate biasanya diterbitkan untuk material seperti:
Pipa Seamless
Pipa Welded
Plat Baja (plate)
Beam, angle, channel
Fitting pipa
Flange
Bar & rod
Mill Certificate digunakan untuk:
Memastikan kandungan kimia, kekuatan tarik, kekerasan, dan spesifikasi lainnya sesuai standar.
Proyek besar seperti minyak & gas, konstruksi gedung, pabrik, boiler, pressure vessel, hingga jembatan wajib menggunakan material yang tersertifikasi.
Memastikan material benar-benar berasal dari pabrik yang terdaftar dan bukan barang palsu atau tidak memenuhi standar.
Dipakai dalam audit proyek, pemeriksaan instalasi, hingga pemeriksaan oleh konsultan pengawas.
Secara umum, ada dua tipe utama:
Berisi hanya statement of compliance tanpa detail hasil uji. Dipakai untuk kebutuhan ringan.
Berisi hasil uji material lengkap, ditandatangani bagian QC dan authorised inspector.
Jenis ini digunakan dalam proyek konstruksi, piping, pabrik, oil & gas, dan industri berat.
Berikut elemen yang biasanya terdapat dalam MTC:
Nama produsen & lokasi pembuatan.
Contoh standar:
ASTM A106 Gr. B
ASTM A53
ASTM A36
JIS G3454
API 5L Gr. B / X52
Nomor unik untuk pelacakan batch produksi—penting untuk traceability.
Misalnya:
OD 4 inch
Thickness 6 mm
Length 6 meter
Weight per piece
Persentase elemen:
Carbon (C)
Manganese (Mn)
Silicon (Si)
Phosphorus (P)
Sulfur (S)
Chromium (Cr)
Nickel (Ni), dll.
Meliputi:
Tensile Strength (TS)
Yield Strength (YS)
Elongation (%)
Hardness (HB/HRC)
Bila ada, seperti:
UT (Ultrasonic Test)
RT (Radiographic Test)
Hydrotest
Eddy Current Test
Menandakan dokumen valid dan diakui.
Berikut cara gampang membaca MTC, terutama untuk pipa dan plat:
Pastikan standar sesuai permintaan.
Contoh:
Proyek butuh ASTM A106 Gr B.
MTC harus tertulis ASTM A106 Grade B, bukan A53 atau kualitas lain.
Heat number di MTC harus sama dengan heat number yang tercetak pada produk fisiknya.
Jika berbeda → material dicurigai tidak asli / campuran.
Contohnya batas karbon (C max) pada ASTM A106 Gr B adalah 0.30%.
Jika MTC menunjukkan 0.28% → aman.
Jika menunjukkan 0.35% → melampaui batas → material tidak sesuai standar.
Contoh ASTM A106 Gr B:
Minimum Yield Strength: 240 MPa
Minimum Tensile Strength: 415 MPa
Jika hasil uji berada di atas standar → aman dan sesuai.
Beberapa proyek wajib UT / RT.
Jika MTC tidak mencantumkannya → segera minta dokumen tambahan dari supplier.
Material tanpa MTC bisa berisiko:
mudah retak atau bocor
tidak tahan tekanan
tidak lolos pemeriksaan konsultan
menyebabkan gagal konstruksi
berpotensi terjadi kecelakaan kerja serius
Itulah sebabnya proyek industri selalu memastikan material yang masuk harus memiliki MTC valid.
Tidak semua wajib, namun disarankan, terutama untuk:
✔ Pipa bertekanan
✔ Boiler dan pressure vessel
✔ Struktur bangunan
✔ Fitting & flange
✔ Pekerjaan oil & gas
✔ Konstruksi industri
Untuk material ringan seperti besi hollow dekoratif atau pipa furniture, MTC biasanya tidak disediakan.
Mill Certificate (MTC) adalah dokumen resmi yang menunjukkan kualitas dan keaslian material berdasarkan hasil pengujian kimia & mekanik. Dokumen ini sangat penting untuk memastikan material memenuhi standar keselamatan dan spesifikasi teknis proyek.
Bagi Anda yang membutuhkan pipa seamless, pipa welded, plat baja, atau material konstruksi lainnya dengan MTC lengkap, pastikan memilih supplier terpercaya seperti Bunaken Steel.
Artikel ini akan membahas jenis sambungan pipa berdasarkan material, mulai dari pipa besi, HDPE, stainless…
Pipa Spiral Welded (SSAW) adalah jenis pipa baja yang diproduksi dengan metode pengelasan spiral dari…
Kalkulator berat pipa besi hitam dan pipa galvanis pada dasarnya SAMA yang membedakan bukan rumusnya,…
Perhitungan berat pipa pada kalkulator ini bersifat estimasi dan menggunakan rumus standar teoritis berdasarkan ukuran…
Pipa seamless SCH 40 merupakan salah satu jenis pipa industri yang paling banyak digunakan pada…
Plat galvanis dan plat stainless adalah dua material yang sering digunakan di industri manufaktur, konstruksi,…
This website uses cookies.